Kopipagi 02 April 2020 – Ekonomi Masih Terkontraksi Akibat Virus Corona, Pemerintah Beri Stimulus Lanjutan

Indeks Dow Jones pada perdagangan pagi ini ditutup melemah 4,44% pada level 20.944 turun 974 poin, sedangkan S&P 500 juga ditutup melemah 4,41% pada level 2.471 turun 114 poin. Penyebaran Covid-19 di AS masih mengkhawatirkan dengan jumlah pasien positif lebih dari 188 ribu jiwa. Penutupan bisnis dalam skala besar memicu PHK massal dan angka pengangguran mencapai 3,28 juta orang. Tingkat pengangguran dapat mencapai puncak pada Kuartal II/2020 sebesar 13,2%. Goldman Sachs memperkirakan ekonomi AS akan terkontraksi sebesar -9% dan -34% pada Kuartal I dan II.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah sebesar 1.61% di angka 4.464. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed di range level 4.300-4700

Data PMI terkontraksi ke level 45,3 yang menunjukkan kegiatan industri makin melandai. Turbulensi akibat Corona dapat mengkerdilkan pertumbuhan ekonomi menjadi 2,1% (prediksi World Bank). Menyikapi hal ini, Jokowi mengusulkan relaksasi pelebaran defisit APBN dari -3% menjadi -5,07%. Selain itu, alokasi dana tambahan sebesar Rp 75 T digelontorkan untuk kesehatan nasional.

Kemarin IHSG kembali terkoreksi dengan mencatatkan aksi jual bersih asing sejumlah Rp69,78 miliar. Saat ini IHSG masih berpotensi untuk lanjut melemah. Namun, jangan menyikapi kondisi ini dengan rasa takut karena sebenarnya ada peluang besar untuk bisa koleksi saham bagus yang valuasinya terdiskon.

Bingung Pilih Saham? 

Bingung Kapan Beli Jual Saham?

Kami Kasih Tahu, Tinggal Ikuti Saja!

Join Now  premiumaccess.id/whatsapp

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.