Kopipagi 02 November 2020

Indeks Dow Jones pekan lalu ditutup pada level 26.501 melemah 0,59% turun 157 poin. Pelemahan signifikan yang terjadi pekan lalu diakibatkan adanya kekhawatiran pelaku pasar atas lonjakan angka pasien positif Covid19 yang terus membuat rekor baru. Bahkan, beberapa negara di Eropa pun kembali melakukan lockdown untuk mengatasi penyebaran virus yang makin meluas. Aksi profit taking di saham teknologi juga turut menekan laju bursa. Di sisi lain, hasil dari pilpres AS akan menjadi pusat perhatian. Hasil survey sementara menunjukkan bahwa Biden mengungguli Trump dan hal ini sejalan dengan ekspektasi pasar pula.  Berbagai agenda rilis data ekonomi juga patut untuk diperhatikan yaitu PMI Caixin dan neraca dagang China, Australia dan Jepang.

IHSG pekan lalu ditutup pada level 5128 melemah 0,31% turun 15 poin.

Pergerakan IHSG pada 2 hari perdagangan aktif kemarin cenderung mendatar. Ketidakpastian global dan minimnya sentimen positif dalam negeri membuat IHSG cenderung lesu. Namun, pekan ini fluktuasi bursa akan cukup tinggi seiring dengan banyaknya peristiwa penting.

Pertama, yaitu hasil dari Pemilu AS yang juga dinanti oleh semua negara. Kedua, rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) per Oktober mengindikasikan akan ada inflasi tipis 0,08% setelah 3 bulan beruntun terjadi deflasi. Selain itu, PDB kuartal-III 2020 juga akan diumumkan dengan proyeksi -1% sd -2,9%.

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

ellen-may.com/disclaimer

Comments are closed.