Kopipagi 03 Agustus 2020

Indeks Dow Jones pekan kemarin ditutup pada level 26.428 menguat +0,44% naik 115 poin. Pandemi terus menyeret berbagai negara ke jurang resesi. Rilis data pertumbuhan ekonomi AS di Q2 anjlok -32,9% (lebih parah jika dibandingkan tahun 1930-an). Kendati demikian, The Fed memproyeksikan bahwa GDP di Q3 akan mencapai 11,9%. Optimisme ini muncul melihat kenaikan Personal Consumption Expenditure sebesar 0,8% di bulan Juni (sebelumnya 0,5%) yang menandakan konsumsi masyarakat membaik. Peningkatan konsumsi akan menyumbang 70% GDP AS. Di sisi lain, ekonomi China di Q2 naik signifikan ke 11,5% (sebelumnya -6,8%). Kondisi ini mendongkrak pulihnya perdagangan serta harga komoditas batu bara dan kelapa sawit. Hal ini dikarenakan China adalah negara konsumen kelapa sawit yang cukup besar. Pekan ini, investor akan fokus pada rilis data ekonomi dan laporan keuangan. Salah satunya, rilis data pengangguran AS dengan konsensus turun menjadi 10,3% (sebelumnya 14,3%). Data PMI dan GDP berbagai negara di Asia dan Eropa turut mewarnai sentimen bursa global. IHSG pekan kemarin ditutup pada level 5.150 menguat +0,75% naik 39 poin.

Rilis berbagai data ekonomi juga menjadi sentimen utama pekan ini. Hari ini, BPS akan mengumumkan data inflasi Juli yang diperkirakan turun ke level 1,66% (sebelumnya 1,96%). Hal ini menggambarkan rendahnya tingkat konsumsi masyarakat. Selain itu, GDP Q2 juga akan dirilis pada 05 Agustus dengan konsensus kontraksi dari BI (-4,2%) dan Menteri Keuangan (-5,08%).

Di sisi lain, seiring dengan kurva pasien Covid -19 yang belum melandai, PSBB di Jakarta diperpanjang 14 hari. Kebijakan ini berisiko menghambat pemulihan ekonomi. Separuh dari Q3-2020 masih terhalang PSBB sehingga dikhawatirkan pertumbuhan ekonomi di Q3 juga akan minus. Hal ini dikarenakan DKI Jakarta berkontribusi 29% dari PDB Nasional.

Lantas, ke mana laju IHSG di awal pekan? Sektor dan saham apa yang patut diperhatikan? Strategi apa yang harus dilakukan? Simak dalam Hot List 03 Agustus 2020!

Bingung pilih saham?
Bingung kapan beli jual saham?
Kami kasih tau, tinggal ikuti saja!
Join Now premiumaccess.id/whatsapp

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.