Kopipagi 05 Desember 2021

Indeks Dow Jones ditutup pada level 30,223 melemah 1.3% turun 382 poin. Pelemahan yang terjadi pada bursa AS karena pasar khawatir atas meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia. Hal ini akan berdampak pada semakin lambtnya pemulihan ekonomi global. Dihimpun dari worldometers, kasus positif di dunia saat ini sebesar 85.9 juta. AS sebagai negara dengan kasus positif terbesar yaitu dengan 21.2 juta kasus aktif. Selain itu, investor juga fokus pada putaran kedua pemilihan senat di negara bagian Georgia. Jika Demokrat menang, maka  partai tersebut akan memiliki kontrol di senat dan legislatif sehingga dapat memuluskan kebijakan Biden seperti kenaikan pajak untuk korporat dan berpotensi direspon negatif oleh pasar saham AS. Sebaliknya jika partai Republik yang menang, kebijakan-kebijakan Biden yang sudah dirangcang diproyeksikan tidak akan mulus.

IHSG kemarin ditutup pada level 6,104 menguat 2.10% naik 125 poin.

Penguatan IHSG sendiri didorong oleh rilis data ekonomi Indonesia yang menunjukan hasil positif. PMI Manufaktir Indonesia per Desember terjaga pada level ekspansif sebesar 51.3, naik dibanding November sebesar 50.6. Kenaikan PMI  didorong peningkatan yang lebih tajam pada pesanan baru, atau naik selama dua bulan berjalan.

Di sisi lain, inflasi Indonesia juga mengalami peningkatan. Inflasi pada bulan Desember sebesar 0.45%, naik dari bulan sebelumnya 0.28%. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Tertinggi dari  kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,49 persen. Secara tahunan, inflasi pada 2020 sebesar 1.68%.

Lantas, bagaimana arah gerak IHSG hari ini? Akankah penguatan kembali berlanjut? Bagaimana strategi menghadapi perdagangan hari ini? Dapatkan jawabannya di Hot List 05 Januari 2021!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.