Kopipagi 05 Juni 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.282 menguat 0,05% naik 12 point. Minimnya katalis positif lanjutan membuat laju bursa global juga tertahan. Pelaku pasar juga cenderung mengantisipasi kenaikan bursa yang terlalu cepat. Di samping itu, rilis data klaim pengangguran AS (continuing) naik menjadi 21,5 juta (sebelumnya 21 juta) dan berada di atas proyeksi sebesar 20 juta. Kendati demikian, investor menilai pasar saham kembali menarik melihat upaya berbagai negara untuk menekan efek Covid-19 sehingga mendorong pembukaan ekonomi lebih dini. Ancaman atas tensi AS-China-Hongkong maupun China-India tidak membawa dampak yang terlalu signifikan.

IHSG perdagangan kemarin ditutup melemah 0,49% pada level 4.917 turun 24 point. 

Koreksi tipis yang terjadi di IHSG kemarin menghentikan reli selama 6 hari beruntun. Walau demikian, aliran dana asing mulai konsisten masuk dan kemarin tercatat sebesar 980 miliar. Penurunan bursa ini diakibatkan adanya aksi profit taking serta respon pelaku pasar atas keputusan Pemerintah untuk memperpanjang PSBB khususnya di wilayah DKI Jakarta. Namun, pelonggaran tetap diberikan mengingat angka reproduksi Corona yang kian melandai.

Di sisi lain, OJK menerbitkan aturan Merger dan Akuisisi untuk Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) guna mengamankan kelangsungan industri dari sisi permodalan. Hal ini diharapkan dapat memacu pemulihan roda ekonomi yang tertekan akibat pandemi.

Lantas akankah IHSG kembali melemah hari ini? Strategi apa yang harus dilakukan? Apa saham potensial yang patut dicermati? Dapatkan jawabannya di Hot List EMtrade 05 Juni 2020!

emtrade.id/disclaimer

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.