Kopipagi 06 November 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 28.390 menguat 1,95% naik 542 poin. Bursa global kembali melanjutkan reli sejak awal pekan. Keputusan Powell selaku ketua the Fed untuk mempertahankan suku bunga (The Fed Rate) di level 0%-0,25% telah sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. Hal ini menggambarkan langkah responsif The Fed untuk terus mendorong pemulihan ekonomi sedini mungkin. Powell juga mengatakan bahwa akan ada banyak kebijakan fiskal dan moneter yang siap diluncurkan. Selain itu, Departemen Tenaga Kerja US melaporkan adanya penurunan klaim tunjangan pengangguran (continuing) sebesar 6,64% per Oktober (dari 7,7 juta menjadi 7,2 juta jwa). Perbaikan data ini mengindikasikan mulai normalnya kembali roda ekonomi dan diharapkan mendongkrak tingkat daya beli masyarakat.

IHSG ditutup menguat 3,04% naik 155 point di level 5260.

Penguatan signifikan IHSG didorong oleh optimisme investor yang semakin tinggi setelah hasil electoral voting pemilu AS menunjukan Joe Biden sebagai pemenang. Salah satu agenda kerja Biden untuk  meningkatkan pajak individual dan perseroan membuat investor asing lebih memilih menanamkan modalnya di negara berkembang seperti Indonesia. Aksi beli asing pun cukup masif kemarin dan mencapai  Rp 929,31 miliar.

Di sisi lain, rilis data PDB Indonesia Kuartal III mengalami perbaikan. Walaupun masih terkontraksi 3,49% YoY (sebelumnya 5,32%) namun kinerja kuartalan mulai naik 5,05%. Pertumbuhan belanja pemerintah naik 9,76% untuk program PEN diharapkan akan terus meningkat di kuartal IV dan menjadi pendorong likuiditas sehingga tingkat konsumsi masyarakat juga bisa naik secara perlahan.

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini ? Akankah IHSG mampu menguat di resistennya? Saham apa yang potensial? Simak jawabannya dalam Hot List 06 November 2020!

Bingung pilih saham? 

Bingung kapan beli dan jual saham?

Kami kasih tahu, tinggal ikuti saja!

Join Now ellen-may.com/emtrade

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.