Kopipagi 07 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.287 menguat 1,78% naik 460 poin. Kemajuan pembuatan vaksin Covid-19 (Pfizer dan Moderna) menjadi kabar baik di tengah serangan gelombang kedua pandemi. Kedua vaksin tersebut bahkan terbukti menghasilkan antibodi yang mampu menetralkan Covid-19. Tak hanya itu, data ekonomi riil AS menunjukkan adanya perbaikan. Salah satunya yaitu PMI Non Manufaktur (versi Markit) per Juni 2020 berhasil naik ke level 47,9 (sebelumnya 37,5). Walaupun masih terkontraksi, namun peningkatan kinerja non-manufaktur tersebut mencerminkan recovery ekonomi mulai terjadi. Kendati demikian, investor perlu mewaspadai keputusan The Fitch yang menurunkan peringkat utang atas 33 negara lantaran meningkatnya potensi gagal bayar (default) akibat pelebaran defisit anggaran.

IHSG kemarin ditutup pada level 4.989 menguat 0,30% naik 15 poin. 

Kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) ke level 83,8 belum mampu mendongkrak laju IHSG secara signifikan. Investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 547 miliar. Hari ini, pelaku pasar menanti rilis data cadev yang diperkirakan meningkat tipis dari sebelumnya (US$ 130,5 miliar).

Sementara itu, Pemerintah dan BI akhirnya sepakat menerapkan burden sharing guna menjaga kelangsungan kondisi fiskal dalam negeri. Nantinya BI akan membeli obligasi Pemerintah tanpa bunga untuk keperluan public dan non-public goods sebesar lebih dari Rp 400 T. Keputusan ini memicu kekhawatiran terjadinya inflasi akibat likuditas yang terlalu banyak.

Lantas, bagaimana laju IHSG hari ini? Apakah level resisten 5000 mampu ditembus? Saham apa saja yang potensial? Dapatkan jawabannya dalam Hot List 07 Juli 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.