Kopipagi 11 Desember 2018 – Masih Tertekan Sentimen Global, Akankah IHSG Kembali Terkoreksi?

Indeks Dow Jones pagi ini dututup menguat tipis 0,14 % di level 24,423/ naik 34 poin. Berdasarkan rilis data terbaru, defisit perdagangan Amerika pada bulan Oktober 2018 menjadi US$ 55,5 miliar. Ini merupakan tertinggi selama 10 tahun terakhir. Hal ini membuat yield US treasury semakin turun. Pelaku pasar juga mulai mewaspadai pelemahan ekonomi Amerika Serikat. IHSG pada perdagangan Senin 10 Desember 2018 ditutup melemah 0,24 % di level 6,111.36. Hari ini IHSG hari ini berpotensi bergerak mixed dalam range level 5900-6120.

Masih tertekan oleh potensi resesi yang akan terjadi di Amerika, kali ini IHSG juga turut ditekan oleh sentimen dari dalam. Melihat aksi OPEC yang akan memangkas cadangan untuk mendorong harga minyak, para investor saat ini mulai deficit CAD pada rilis data selanjutnya akan kembali meningkat.

Oleh karena itu, jika CAD kembali membengkak hingga ke atas 3%, maka rupiah akan kembali tertekan dan dapat berdampak negatif untuk pasar saham.

Saham yang bisa anda perhatikan hari ini: PTPP, BRPT

Sesuai antisipasi kita kemarin bahwa IHSG saat ini masih terus mencoba untuk menguat namun masih tertahan di area resisten kuat di level 6120. Masih adanya sentiment global juga menjadi penghambat IHSG saat ini untuk melaju. Sementara itu ditengah pelemahan tersebut, kembali muncul beberapa kandidat swing trading yang bisa dimanfaatkan saat ini yaitu BRPT. Bagaimana key action strateginya?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 11 Desember 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id


Ellen May

PS: HARBOLNAS 12.12! Join Gold Premium Access Now!

BEST OFFER OF THE YEAR

Periode 1 – 28 Desember 2018!

Beli 2 GRATIS 1 Tahun senilai Rp 4.500.000

Daftar Sekarang

Premiumaccess.id

Comments are closed.