Kopipagi 11 Oktober 2018 – Tenor Obligasi Amerika Melambat, Akankah IHSG Terkena Dampaknya?

Indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 3,15% turun 832.83 poin ke level 25.598,74. Perlahan namun pasti, indeks global mulai kembali bergerak stabil. Hal ini terutama disebabkan oleh pergerakan imbal hasil obligasi Amerika tenor 10 tahun yang mulai melambat kembali ke level 3,225%. IHSG ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 10 Oktober 2018, naik 0,41 % ke level 5,820. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dengan range 5750-5900. Terhentinya penguatan dolar, membuat rupiah saat ini mulai berbalik menguat. Rupiah pada Rabu kemarin akhirnya menguat, 0,16% ke level Rp15.200.

Pergerakan rupiah ini bisa memberikan energi bagi IHSG untuk kembali bergerak menguat.

Saat ini masih ada kesempatan untuk cicil beli saham UNVR for investing

Kemarin IHSG kembali melanjutkan penguatannya, penguatan ini didorong oleh sektor consumer yang kembali melonjak naik seperti salah satunya saham UNVR. Penguatan nilai tukar rupiah sedikit membawa hawa positif bagi pasar saham kita, terutama untuk sektor consumer.

Bagaimana selanjutnya? Akankah IHSG kembali melanjutkan penguatannya? Apa peluang yang bisa diambil saat ini ?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 11 Oktober 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Salam profit,

Ellen May Institute

PS : Special Promo Bulan Oktober — join Premium Access free 1 bulan, Super Trader workshop free 1 month Premium Access & free 1 month Global Market Recommendations total semua senilai Rp 2.750.000 . Bonus ilmu saham America (NEW!!!). Free reseat berkali2 senilai biaya workshop (boleh datang lagi pada batch berikutnya). Super Trader workshop di www.supertrader.id/whatsapp

Comments are closed.