Kopipagi 12 Desember 2019 – World Bank Rilis Proyeksi PDB Indonesia, Bagaimana Respon Pasar?

Indeks Dow Jones pada perdagangan pagi ini ditutup menguat 0,11% pada level 27.911 naik 29 poin, sedangkan S&P 500 juga ditutup menguat 0,28% pada level 3141 naik 9 poin. AS saat ini dikabarkan berencana untuk menunda pengenaan bea masuk tambahan terhadap produk impor asal China yang dijadwalkan akan mulai berlaku pada 15 Desember mendatang. Penundaan tarif diharapkan akan memberi jalan negosiasi dagang yang kondusif serta mampu memperbaiki hubungan AS-China yang buruk. Hal ini membuat para investor global masih wait and see menanti keputusan pada 15 Desember mendatang.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah sebesar 0.06% di angka 6180. Hari ini IHSG cenderung bergerak mixed antara 6150-6200.

Dalam rilis terbaru World Bank, PDB Indonesia diperkirakan hanya akan mencapai angka 5% (2019) dan 5,1% (2020). Lebih rendah dari proyeksi sebelumnya di bulan Juni dengan angka 5,1% (2019) dan 5,2% (2020).

Perubahan proyeksi dari World Bank ini kembali menimbulkan ketidakpastian di bursa dan membuat investor masih cukup waspada.

Sementara itu, investor domestik masih menanti hasil rapat tentang suku bunga acuan oleh BI yang dilaksanakan pekan depan.

Saham Super EMTrade (Premium Access), BTPS dan MTDL tetap melesat 4-5% di kala IHSG stagnan. Tak mau kalah, BRPT tetap naik tipis dengan floating profit 46%. Congrats! Saham BBCA juga berpotensi untuk melaju pasca mengakuisisi Rabobank guna mendukung program Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dan mengembangkan anak usaha.

Lalu, bagaimana strategi dagang hari ini? Adakah saham potensial yang masih bisa dibeli?

Temukan jawabannya dalam Hot List 12 Desember 2019 exclusive untuk member EMTrade (Premium Access)!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

Comments are closed.