Kopipagi 13 November 2018 – BI Memangkas Proyeksi Inflasi, Bagaimana Pergerakan IHSG Selanjutnya?

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup melemah signifikan 2,32 % di level 25,387/ turun 602 poin. Dari Amerika, The Fed saat ini kembali menegaskan rencananya untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, diikuti oleh dua potensi kenaikan suku bunga pada pertengahan 2019, yang didorong oleh ekonomi yang menguat dan meningkatnya tekanan upah. Investor saat ini juga tengah menantikan pertemuan China dan Amerika untuk membahas perang dagang lebih lanjut.

IHSG pada perdagangan Senin 12 November 2018 melemah 1,65 % di level 5,777.95. Hari ini IHSG berpotensi cenderung melemah dengan support 5620.

Dari Indonesia, melihat pertumbuhan ekonomi dan pergerakan rupiah yang masih tertekan, Bank Indonesia (BI) akhirnya memangkas proyeksi inflasi tahun ini dari 3,4% menjadi 3,2% year on year (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi selama tiga tahun terakhir yang setinggi 3,32%.

Proyek yang lebih rendah tersebut memantapkan langkah BI untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember nanti.

Sesuai antisipasi kita kemarin bahwa IHSG akan kembali melemah setelah tertahan di resisten kuat 6000. Masih adanya tekanan sentiment negatif saat ini membuat IHSG kembali tertekan. Namun di tengah pelemahan IHSG kemarin, saham DUCK kemarin menguat signifikan, Congrats! Bagi Anda yang sudah beli saham DUCK kemarin, just hold.

Bagaimana key action strategy selanjutnya untuk saham DUCK dan bagaimana pergerakan market hari ini? Akankah kembali tertekan?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 13 November 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Ellen May

Comments are closed.