Kopipagi 13 Oktober 2020

Indeks Dow Jones kemarin ditutup pada level 28.837 menguat 0,88% naik 250 poin. DPR dan Anggota Senat AS menolak adanya stimulus kedua sebelum pilpres sehingga ketidakpastian di pasar semakin meningkat. Padahal stimulus fiskal ini merupakan senjata pemerintah guna menstabilkan ekonomi kembali setelah The Fed menurunkan suku bunganya. Bukan hanya perekonomian AS saja yang berdampak, melainkan perekonomian global juga akan membaik terlebih property, konstruksi, dan retail sektor yang akan diuntungkan. Sementara itu, China akan mengumumkan neraca dagang bulan September pada hari ini yang diproyeksikan akan surplus sebesar $60 miliar.

IHSG kemarin ditutup menguat sebesar 0,78% pada level 5.093 naik 39 point.

Pelonggaran PSBB DKI Jakarta menjadi pemicu utama penguatan bursa tanah air. Melihat 70% perputaran uang di Indonesia ada daerah tersebut maka hal ini menjadi katalis positif bagi pelaku pasar. Selain itu, dampak sentimen ini akan terasa langsung oleh emiten ritel dan juga properti yang memiliki portofolio mall.

Disisi lain, Pelaku pasar akan mencermati beberapa pengumuman data makro ekonomi seperti BI Rate yang diumumkan hari ini dan juga pada kamis mendatang rilis Neraca Dagang bulan September. Untuk BI Rate sendiri diproyeksikan akan tetap di level 4% sejak Juli 2020.

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Bagaimana strategi yang tepat? Simak dalam Hot List EMtrade 13 Oktober 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

ellen-may.com/disclaimer

Comments are closed.