Kopipagi 14 Maret 2018 – Inflasi Amerika Teredam, Dan Rekor Baru WIKA

Good morning! Update pasar: Dow Jones pada pagi ini kembali melemah sebesar -0,68% ke level 25,007.03. Sementara itu pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah sebesar 1,35 % di level 6412. Inflasi Amerika malam tadi naik 0,2%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 0,3%, meski begitu IHSG hari ini masih berpotensi melemah. Sementara itu dari Indonesia, S&P mengkhawatirkan potensi terjadinya depresiasi rupiah hingga ke level Rp15,000. Hal ini dapat berpengaruh negatif terhadap pasar.

Seperti yang sudah kita antisipasi sebelumnya hari ini IHSG masih berpotensi bergerak melemah dengan range pergerakan 6367-6477. Dengan support MA100 di level 6284.

Seiring dengan IHSG. Sektor batubara yang breaking down pola double tops mulai rawan koreksi setelah mengalami short term technical rebound beberapa hari yang lalu. Saham PTBA dan ITMG rawan profit taking lanjutan.

Dari sektor Konstruksi, saham WIKA mengalami pencapaian yang luar biasa, dengan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun, tertinggi sepanjang sejarah dan juga performa yang memuncak.

Meski demikian, secara teknikal saham WIKA masih belum menunjukkan adanya tanda-tanda rebound.

Untuk saat ini just wait and see.

Sementara itu sektor CPO nampak ada sedikit sentimen positif, dengan kenaikan harga CPO 0,17% ke level RM 2.380 per metrik ton (MT). Namun perlu diingat, bahwa meskipun menguat pergerakan saham CPO masih terbatas.

Saham potensial dari sektor CPO adalah saham AALI yang saat ini berada di area support, potensi alami technical rebound / penguatan sementara.

Apa saham potensial hari ini selengkapnya? Apa strategi selengkapnya pada masa bearish seperti ini? Pelajari di Daily Hot List di Premium Access. Join premiumaccess.id/tg

Salam profit,

Comments are closed.