Kopipagi 14 Oktober 2020

Indeks Dow Jones pagi tadi ditutup pada level 28.679 melemah 0.55% naik 157 poin. Reli Wall Street terhenti dipicu kekhawatiran terhambatnya pengembangan vaksin virus Corona oleh Johnson & Johnson. Perusahaan mengumumkan bahwa uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkannya dihentikan untuk sementara waktu akibat adanya penyakit yang tidak bisa dijelaskan yang diderita partisipan uji klinis tersebut. Selanjutnya, investor juga terpengaruh kabar yang menyebutkan bahwa Ketua DPR AS Nancy Pelosi menolak proposal paket stimulus yang hanya bernilai US$1,8T yang ditawarkan Gedung Putih karena jauh di bawah kebutuhan untuk mengatasi resesi. Selain memantau perkembangan stimulus, investor juga menanti rilis kinerja keuangan emiten AS sehingga volatilitas pasar masih akan terjadi.

IHSG kemarin ditutup pada level 5.132 menguat 0.78% naik 39 poin. 

Penguatan IHSG terjadi seiring diumukannya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) di level 4%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah inflasi yang diperkirakan tetap rendah. BI memandang bunga acuan tersebut masih sejalan dalam mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.

Sentimen positif lainnya berasal dari pengumuman rencana merger bank BUMN syariah, yaitu PT BRI Syariah Tbk (BRIS), PT BNI Syariah, serta PT Bank Syariah Mandiri. Tiga bank syariah plat merah tersebut telah telah menandatangani perjanian bersyarat Conditional Merger Agreement (CMA) terkait dengan rencana merger. Skema merger plan, baru akan diungkapkan 20-21 Oktober 2020 mendatang. Setelah penggabungan ini, ditaksir pada 2025 nanti nilai aset perusahaan mencapai Rp 390T.

Lalu bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Bagaimana strategi yang tepat? Simak dalam Hot List EMtrade 14 Oktober 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

ellen-may.com/disclaimer

Comments are closed.