Kopipagi 15 Desember 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup melemah 0,62% turun 184 point di level 29.861. Setelah sempat dibuka menguat, indeks global terkoreksi dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar atas kemungkinan penerapan lockdown penuh yang disampaikan oleh walikota New York Bill De Blasio. Di sisi lain, sejak Senin pagi, AS juga mulai meluncurkan vaksin Covid-19 besutan Pfizer dan BioNTech kepada ratusan pusat distribusi di seluruh negara bagian. Namun, kabar baik tersebut belum mampu mendongkrak laju bursa mengingat usulan paket stimulus baru masih belum jelas realisasinya. Saat ini, anggota parlemen di Washington masih mencoba kembali untuk mendorong terwujudnya bantuan jumbo tersebut.

IHSG kemarin diutup menguat 1,25% naik 74 point di level 6.012

Setelah sempat beberapa kali diuji, IHSG mampu ditutup di level psikologis 6000. Penguatan ini didorong optimisme pasar atas vaksin Pfizer yang sudah mendapatkan izin dari Badan Otorisasi Makanan dan Obat – obatan (FDA) AS untuk penggunaan darurat. Selain itu, perkembangan positif dari UU Cipta Kerja Nomor 11/2020 juga dinilai mampu membuka pintu investasi asing untuk masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Di sisi lain, data penjualan mobil secara wholesales pada bulan November 2020 naik 4,9% dan secara ritel naik 21,2% dibandingkan Oktober. Kenaikan ini adalah rekor baru selama Covid-19 menyerang tanah air. Selain itu, para pelaku pasar hari ini menanti rilis data neraca dagang per November yang diperkirakan surplus 2,67 miliar

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.