Kopipagi 15 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.642 menguat 2.13% naik 556 poin. Selain musim rilis kinerja keuangan yang mengikuti kinerja perusahaan, penguatan tersebut di dorong oleh pernyataan Gubernur The Fed Lael Brainard yang mempertahankan suku bunga pada kisaran 0%-0,25% sampai inflasi kembali ke target 2%. Dukungan moneter dan fiskal dari The Fed akan terus dilakukan lebih banyak lagi untuk mendorong perekonomian guna menghadapi pandemi Covid-19. Disisi lain, ekonomi Singapura mengalami kontraksi 12%. Penurunan itu lebih dalam dibandingkan kuartal I 2020 yang minus 0,7%. Resesi yang dialami Singapura tentunya juga memberikan dampak ke Indonesia, khususnya di sektor riil. Hal ini tentu menjadi kewaspadaan bagi pelaku pasar.

IHSG kemarin ditutup pada level 5.079 menguat 0.29% naik 14 poin.

Sentimen positif datang dari 17 perusahaan BUMN mendapatkan dana bantuan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai total Rp 143,63 triliun. Bantuan tersebut berupa pencairan utang, penyertaan modal negara atau PMN, dan dana talangan. Beberapa di antaranya yang melantai di bursa adalah KAEF, WIKA, WSKT, JSMR, GIAA, dan KRAS.

Hari ini pelaku pasar mencermati rilis neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 yang diperkirakan akan melanjutkan tren surplus US$1,20 miliar. Ekonom memprediksi ekspor dan impor Juni 2020 akan mengalami kontraksi, masing-masingnya -5,60% secara tahunan (yoy) dan -13,6% yoy.

Lalu bagaimana laju IHSG hari ini? Bagaimana strateginya? Temukan jawabannya dalam Hot List 15 Juli 2020

Bingung Pilih Saham?

Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja!

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.