Kopipagi 15 Juni 2020

Indeks Dow Jones pekan kemarin ditutup pada level 25.605 menguat 1,90% naik 477 point. Proyeksi ekonomi yang suram dari The Fed menjadi sinyalir negatif oleh pelaku pasar, ditengah lonjakan jumlah kasus Covid-19 pasca pelonggaran lockdown. Fokus utama pasar saat ini masih penyebaran virus corona di masa-masa transisi pelonggaran aktivitas serta berbagai efek dari pemulihan tersebut. Selain itu, Pemerintah China kembali melakukan lockdown pada sebagian kota Beijing untuk segera mengantisipasi penyebaran virus tidak melebar. Adanya lonjakan kasus baru sebanyak 57, yang merupakan tertinggi sejak April 2020. Meskipun grafik penyebaran virus di Negeri Tirai Bambu ini melandai, tidak menutup kemungkinan penyebaran berlanjut menjadi tanda gelombang kedua.

IHSG pekan kemarin ditutup menguat 0,53% pada level 4.880 naik 27 point. Penguatan ini didukung sejumlah aksi emiten membagikan dividen di pertengahan bulan ini.

Sementara, berbagai lonjakan jumlah kasus baik dalam negeri meningkat signifikan disertai outlook dari The Fed akan suramnya ekonomi. Net sell asing pada Jum’at kemarin tercatat sebesar Rp 1,7 triliun. Kekhawatiran dampak akan penyebaran virus corona terutama di negara berkembang, membuat investor cenderung memasuki aset safe hevan lagi seperti emas. Dalam sepekan kemarin, harga emas terus mengalami penguatan hingga 3%.

Lantas apakah IHSG lanjut menguat? Bagaimana strategi yang tepat? Simak dalam Hot List EMtrade 15 Juni 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.