Kopipagi 15 November 2018 – Sentimen Negatif Saham CPO, Masih Layakkah Untuk Dikoleksi?

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup melemah 0,81 % di level 25.080 / 205 poin. Harga minyak global saat ini semakin tertekan, dengan penurunan hingga lebih dari -7,1% pada Rabu kemarin menjadi US$ 55,69 per barel. Ini adalah persentase penurunan persentase satu hari terbesar untuk kontrak sejak September 2015. Minyak mentah AS telah anjlok 28% sejak puncaknya di awal Oktober. IHSG pada perdagangan Rabu 14 November 2018 menguat 0,39 % di level 5,858.29. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed di range level 5620-6000.

Di Indonesia sendiri, harga CPO saat ini terkoreksi 1,44% ke MYR 1.978/ton. Dengan pergerakan itu, harga CPO saat ini sudah berada dibawah level psikologis MYR 2.000/ton untuk pertama kalinya sejak awal September 2015.

Melihat harga komoditasnya yang semakin turun, untuk saat ini Anda sebaiknya menghindari untuk trading di saham CPO.

WATCH: INKP, BRPT

Pada perdagangan kemarin IHSG kembali ditutup di zona hijau, meskipun demikian saham ANDI kemarin telah menyentuh level proteksi sehingga sudah kami sudah sarankan jual dulu untuk amankan modal anda. Sementara itu saham Swing Trading PTBA kemarin telah mencapai target yang ditentukan dan telah memberikan profit 9 sd 13%. Congrats! Bagi anda yang sudah jual dan profit saham PTBA kemarin.

Bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Adakah peluang hari ini?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 15 November 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Ellen May

Comments are closed.