Kopipagi 15 November 2019 – Menanti Rilisnya Data Neraca Perdagangan, Bagaimana Pergerakan Pasar Hari Ini?

Indeks Dow Jones pada perdagangan pagi ini ditutup melemah 0,094% pada level 27.783 turun 0,3 poin, sedangkan S&P 500 ditutup menguat 0,08% pada level 3096 naik 2,59 poin. Trump rupanya tak kehabisan akal untuk membuat kondisi global terguncang. Seakan tidak puas dengan menyudutkan China, Trump juga melontarkan kekecewaan pada The Fed yang dianggap tidak responsif sehingga Powell pun akhirnya buka suara dan menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang pemangkasan suku bunga kecuali perekonomian AS memburuk. Hal ini membuat optimisme investor menurun dan bursa dunia pun belum bertenaga, termasuk IHSG. Kini Jepang juga terancam resesi dengan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi kuartal III yang hanya sebesar 0,2%. Jika resesi benar terjadi, maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh benua, termasuk Indonesia mengingat Jepang adalah salah satu negara tujuan utama ekspor non-migas. Ditambah lagi Jepang adalah investor ketiga terbesar di Indonesia sejak awal tahun 2019.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah sebesar 0,70% di angka 6099. Hari ini IHSG cenderung bergerak mixed di area 6050-6150.

Minimnya sentimen positif domestik membuat IHSG masih terjebak dalam zona merah. Apalagi adanya ledakan di Polrestabes Medan yang berasal dari bom bunuh diri membuat kondisi dalam negeri kurang kondusif. Selain itu, para investor juga menanti rilis data neraca perdagangan pada 15 November yang diprediksi akan mengalami kontraksi sebesar 9,03% (YoY) atau defisit sebesar US$ 300 juta.

Kendati demikian, saham Super Trader tidak banyak terpengaruh dan tetap aman meskipun berbagai kondisi global seperti perang dagang antara AS dan China memanas kembali, kerusuhan di Hong Kong yang semakin membara, serta terancamnya Jepang menuju jurang resesi.

Saham super kita yaitu BTPS masih floating profit 12%-14% di tengah sentimen negatif yang menggerus pasar global. Kami juga tetap melakukan pembatasan risiko dari saham SCMA 5%.

Dengan kondisi IHSG yang masih lesu, lantas adakah saham yang berpeluang menarik? Layakah mengoleksi saham second liner? Bagaimana strategi entrynya?

Dapatkan jawabannya dalam Hot List 15 November 2019 exclusive untuk member Super Trader Signal (Premium Access)!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

Comments are closed.