Kopipagi 15 Oktober 2020

Indeks Dow Jones ditutup pada level 28.514 melemah 0,58% turun 166 point. Bursa Amerika kembali melemah setelah menteri keuangan AS pesimis kesepakatan  stimulus akan terjadi sebelum pemilu AS. Hal ini karena masih ada ketidaksepakatan jumlah stimulus antara partai Demokrat dan Republik. Akibatnya, investor merespon negatif terkait stimulus yang tidak akan disepakati sebelum pemilu. Perusahaan farmasi Eli Lilly menghentikan sementara uji coba obat antibodi untuk COVID-19. Penghentian  sementara ini setelah ditemukan adanya potensi masalah keamanan oleh pihak regulator kesehatan AS. Penghentian uji coba ini direspon negatif investor setelah Johnson&Johnson menghentikan uji coba vaksinnya karena ditemukan efek samping yang masih belum terukur.

IHSG kemarin ditutup pada level 5.176 menguat  0.85% naik 43 poin.

Kenaikan IHSG masih didorong oleh aksi merger dari BRI Syariah, Mandiri Syariah, dan BNI Syariah. Proses merger ini diharapkan akan selesai pada Februari 2021. Merger yang dilakukan diprediksi mampu mampu menempatkan bank syariah BUMN ini menempati 10 besar bank syariah dunia. Respon positif datang dari pasar dan membuat BRIS kemarin sebagai Top Gainers perdagangan.

Investor hari ini mencermati pengumuman neraca dagang yang diperkirakan akan surplus. Namun surplus yang terjadi karen  penurunan impor yang lebih dalam dibanding penurunan ekspor. Hal ini bisa menjadi sentimen negatif bagi pergerakan pasar hari ini.

Lalu bagaimana laju IHSG hari ini? Bagaimana strateginya?  Temukan jawabannya dalam Hot List EMtrade 15 Oktober 2020!

Bingung Pilih Saham? 

Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja!

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.