Kopipagi 16 November 2020

Indeks Dow Jones pekan lalu  ditutup pada level 29.479 menguat 1,37% naik 399 poin. Penguatan bursa global didorong oleh optimisme investor yang memborong saham-saham potensial dari sektor ‘terabaikan’ seperti transportasi, pariwisata dan retail. Hal ini sejalan dengan proyeksi perekonomian yang akan semakin membaik pada tahun depan. Di sisi lain, Donald Trump kembali berulah dan menggugat hasil pemilu AS. Trump juga menyinggung ketiadaan pengawasan suara dan proses tabulasi suara yang dilakukan oleh perusahaan kurang kredibel di Texas. Bahkan pihak media juga dinilai sebagai penyedia berita palsu. Jika gugatan berlanjut, maka akan ada gejolak politik yang berpotensi menghambat proses diskusi penting khususnya proposal stimulus jumbo. Pasar global pun akan cenderung bergerak mixed.

IHSG pada pekan lalu ditutup menguat tipis 0,04% naik 2 point di level 5461

Penguatan IHSG didorong oleh aksi beli investor asing pada saham – saham perbankan. BTPS dan BBCA tercatat sebagai saham yang paling banyak dikoleksi oleh asing.

Hari ini, investor menantikan rilis data Neraca Dagang (Trade of Balance) yang diproyeksikan surplus USD 2,29 miliar (sebelumnya USD 2,44 miliar). Ekspor diperkirakan mengalami kontraksi 4,5% YoY, sementara impor diperkirakan terkontraksi lebih dalam sebesar 18,6%. Kelesuan impor ini menunjukkan bahwa kegiatan produksi masih belum optimal dan masih harus ditingkatkan.

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.