Kopipagi 18 November 2020

Indeks Dow Jones ditutup pada level 29,783 melemah 0.56% turun 167 poin. Pelemahan indeks Dow Jones didorong oleh aksi profit taking investor dan reaksi atas rilisnya data ritel US. Pelemahan indeks AS juga didorong oleh turunnya harga saham farmasi seperti saham Walgreens turun 9,6% dan CVS turun 8,6%. Rilis data ritel AS pada bulan Oktober menunjukan kenaikan 0.3%, dibawah ekspektasi (meningkat 0.5%). Masih lesunya ritel AS tersebut diprediksi masih akan berlanjut hingga Desember 2020. Secara terpisah petinggi The Fed mengatakan dibutuhkannya stimulus untuk memulihkan ekonomi AS yang lesu.

IHSG kemarin ditutup pada level 5.529 menguat 0,64% turun 35 point. 

Penguatan IHSG didorong oleh Moderna yang mengklaim vaksinnya 94% efektif melawan virus COVID-19. Sebelumnya Pfizer dan BioNTech juga mengklaim vaksin buatannya 90% efektif melawan virus COVID-19. Hal tersebut tentunya menjadi hal positif untuk mendorong pulihnya ekonomi.

Pembuakaan lelang 9 ruas tol senilai Rp 142 triliun mendorong penguatan emiten-emiten konstruksi seperti WSKT, ADHI, WIKA, dan PTPP yang biasa mengerjakan proyek tol.  Dengan dibukanya lelang to ini, emiten konstruksi berpeluang meningkatkan kontrak barunya .

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Saham apa yang potensial? Simak dalam Hot List 18 November 2020!

Bingung pilih saham?

Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tahu, tinggal ikuti saja!

Join now at ellen-may.com/emtrade

emtrade.id/disclaimer

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.