Kopipagi 2 April 2019 – Inflasi 0,11% , Bagaimana Pengaruhnya Terhadap IHSG?

Indeks Dow Jones pada perdagangan pagi ini ditutup menguat 1,27% ke level 26.258 / naik 329 Poin. Situasi perang dagang US-China saat ini kembali kondusif. Hubungan yang semakin erat tersebut membuat Beijing memutuskan untuk menunda kenaikan bea masuk produk otomotif dan suku cadang made in the USA. Padahal, aturan tarif bea masuk untuk produk ini akan naik dari 10% ke 25% mulai 2 April, tapi akhirnya ditunda.

IHSG pada perdagangan kemarin melemah 0,24 % ke level 6452. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mix di range level 6340-6570

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa terjadi inflasi sebesar 0,11% secara bulanan pada bulan lalu, tak jauh berbeda dengan konsensus analis yang memperkirakan akan terjadi inflasi sebesar 0,12%.

Meskipun begitu, rilis data inflasi yang positif tersebut tidak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Hal ini disebabkan oleh para investor yang cenderung hati-hati, mengingat pilpres yang saat ini semakin dekat.

Pada perdagangan kemarin IHSG bergerak melemah 0,24%, mayoritas sektoral di tutup bergerak melemah terutama Infrastructure. Pada perdagangan kemarin saham BRPT kembali melesat cukup lumayan dan sudah memberikan profit saat ini sekitar 18%an. Congrats! Bagi anda yang punya saham ini, just hold saja sesuai petunjuk PremiumAcceess. Kemudian hari ini ada saham SMRA yang terlihat adanya potensi untuk menguat, Bagaimana strategi selengkapnya?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 02 April 2019. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Ellen May

Daftar sekarang premiumaccess.id/whatsapp

Comments are closed.