Kopipagi 20 November 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 29.482 menguat 0,15% naik 43 poin. Berbagai ketidakpastian masih menghambat laju bursa global. Walaupun vaksin Pfizer dan BioNTech serta Moderna menunjukkan tingkat keefektifan hingga 95%, namun keputusan lockdown oleh New York dan Los Angeles membuat pelaku pasar kembali khawatir.  Selain itu, rilis data tenaga kerja menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Sebanyak 742.000 warga AS mengajukan klaim tunjangan pengangguran (lebih buruk dari konsensus sebesar 710.000). Sementara itu, diskusi antara kubu Republik dan Demokrat tentang RUU bantuan sosial di AS mulai berlangsung. Usulan bantuan sebesar 2,2 T USD dari Partai Demokrat belum sejalan dengan Partai Republik yang hanya mengajukan 500 M USD. Negosiasi yang belum tuntas ini turut memperberat gerak bursa global.

IHSG ditutup menguat  0,66% naik  36  point di level 5.594 

Pelaku pasar merespon positif keputusan Gubernur BI untuk menurunkan suku bungan acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75%. Pemangkasan ini dilakukan dengan mempertimbangkan stabilnya tingkat inflasi dan sudah waktunya untuk mendongkrak konsumsi masyarakat agar pertumbuhan ekonomi segera pulih.

Di sisi lain, Sri Mulyani menyampaikan adanya kemungkinan pembatalan kenaikan cukai rokok di 2021. Kebijakan ini  diambil dengan mempertimbangkan peluang rokok ilegal yang akan semakin marak jika cukai dinaikkan. Alhasil pada perdagangan kemarin,  emiten rokok seperti HMSP, GGRM dan WIIM menguat hingga 5%.

Lalu, bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Bagaimana strateginya? Temukan di Hot List 20 November 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.