Kopipagi 21 November 2018 – Kebijakan T+2 Akan Diberlakukan, Bagaimana Dampaknya?

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup melemah 2,21 % di level 24.465 / turun 551 poin. Indeks wall street kali ini kembali bergejolak, dipicu oleh kejatuhan saham-saham teknologi di Indeks Nasdaq, yang turun 3% setelah banyak investor meninggalkan saham Apple dan saham teknologi lainnya. Perang dagang Amerika-China yang saat ini masih jauh dari kata usai juga ikut membebani bursa saham regional. IHSG pada perdagangan Senin 19 November 2018 ditutup melemah 0,11 % di level 6,005.29. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed di range level 5750-6080.

Dari Indonesia sendiri, implementasi kebijakan terbaru BEI pada 26 November nanti, yakni mempercepat penyelesaian transaksi dari sebelumnya T+3 menjadi T+2 semakin dekat.

Dengan adanya kebijakan baru ini, maka jika sebelumnya Anda harus menunggu hingga 3 hari sebelum uang yang Anda tarik dari rekening saham masuk ke rekening Anda, maka hal tersebut akan dipercepat 1 hari, menjadi 2 hari saja.

Hal ini tentunya bisa membuat pasar saham lebih liquid dan bisa berdampak positif untuk IHSG.

Saham potensial hari ini : CPIN, MPRO, DUCK

Sesuai dengan antisipasi kita senin kemarin, IHSG saat ini sedang tertahan di resisten 6000 dan beberapa saham pun bergerak stagnan senin kemarin. Sementara itu di tengah pelemahan tersebut muncul kandidat baru untuk saham Super Trader :tm:. Apakah saham tersebut? Dan bagaimana strategi nya?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 21 November 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Ellen May

Comments are closed.