Kopipagi 22 Desember 2020

Indeks Dow Jones kemarin ditutup pada level 30.216, menguat 0.12%, naik 37 poin. Indeks Dow Jones mengalami penguatan setelah sempat turun ke level 29.755. Gotllieb memperkirakan bahwa virus Covid-19 tidak bermutasi protein, hanya perlu memperbaharui vaksin setiap 3 tahun sekali. Di sisi lain, paket stimulus yang akan segera keluar minggu depan membuat pasar tetap optimis terhadap pemulihan ekonomi. Bursa saham Eropa dibuka anjlok 3% di awal perdagangan. Hal ini karena virus Covid-19 bermutasi di Inggris yang membuat kebijakan lockdown kembali diterapkan di London dan bagian tenggara Inggris. Covid-19 bermutasi menjadi 3 perubahan genetik yang dikhawatirkan akan menjadi lebih menular  dan mematikan serta tidak terpengaruh terhadap vaksin yang sudah ditemukan. Efeknya tidak hanya di bursa saham Eropa namun berpotensi juga menyebar ke bursa saham negara lain termasuk Indonesia.

IHSG kemarin ditutup pada level 6165, menguat 61 poin, naik 1%

Bursa Indonesia ditutup menguat didorong oleh kabar reshuffle kabinet. Reshuffle tersebut untuk mengganti 2 menteri yang tersangka korupsi dan mengganti menteri yang ada. Pelaku pasar cukup merespon positif reshuffle ini karena dianggap perlu dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi di 2021 dan mengisi kursi menteri yang kosong.

Yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun ditutup menguat ke level 6.001 atau naik 0.062%. Penguatan ini merespon varian baru Covid-19 di Inggris  yang membuat London dan bagian Nenggara Inggris di lockdown. Penguatan ini menjadi sinyal negatif bagi pergerakan IHSG hari ini mengingat gerakan yield obligasi dan IHSG berlawanan.

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.