Kopipagi 23 Desember 2020

Indeks Dow Jones kemarin ditutup pada level 30.015 melemah 0.67% turun 200 poin. Pelemahan bursa global terjadi karena kecemasan pelaku pasar akan munculnya mutasi baru Covid-19 di Inggris. Varian baru virus Corona disebut 70% lebih menular dibanding strain sebelumnya. Virus ini juga telah teridentifikasi di Italia, Belanda, Belgia, Denmark dan Australia. Namun demikian, WHO menilai bahwa vaksin besutan Pfizer-BioNtech dan Moderna akan efektif mengatasi varian terbaru virus tersebut dan mutasi virus Covid masih lebih lambat ketimbang virus flu musiman. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa warga AS akan mendapat BLT dalam beberapa hari ke depan sebelum Trump meninggalkan Gedung Putih. Bantuan pandemi itu dilekatkan dengan pencairan dana operasional pemerintahan senilai US$ 1,4T sampai dengan 30 September. Kini, pasar tinggal menunggu tanda-tangan Presiden AS Donald Trump sebelum stimulus tersebut cair.

IHSG kemarin ditutup pada level 6.023 melemah 2.31% turun 142 poin.

Pelemahan IHSG kemarin di dorong aksi ambil untung pelaku pasar jangka pendek akibat kekhawatiran mutasi baru virus Covid-19 di Inggris. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp346,43 M diseluruh pasar. Kami melihat pasar saham masih cenderung bergerak volatile pada Desember ini.

Selain itu, Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB+/outlook stabil pada 22 Desember 2020. Outlook stabil mencerminkan terjaganya keyakinan stakeholder internasional terhadap ketahanan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19 yang secara signifikan menekan perekonomian global.

Lalu, bagaimana pergerakan IHSG hari ini?  Temukan jawabannya dalam Hot List 23 December 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.