Kopipagi 23 November 2017 – Terkuaknya Rahasia Antara ELSA dan Paradise Paper

Good morning! – Usai kembali mencetak rekor tertinggi, Dow Jones kembali terkoreksi sebesar -0,27% ke level 23,526.18. Notulen rapat Federal Reserve pada pertemuan akhir Oktober hingga awal November menunjukkan bahwa para pejabat bank sentral mulai khawatir atas pasar saham yang mulai tak terkendali. The Fed terbelah, bank sentral ingin menaikkan suku bunga. Tapi mereka khawatir pasar finansial yang terus meningkat akan menyebabkan bubble dan pecah.

Kenaikan suku bunga ini sendiri dapat berdampak negatif untuk Indonesia, karena dapat menarikkeluar dana para investor asing yang sebelumnya ditanam di Indonesia. Klarifikasi ELSA terhadap paradise paper : Sementara itu, dari dalam negeri ELSA akhirnya mengklarifikasi pemberitaan terkait masuknya anak perusahaan dan atau afiliasi ELSA dalam Paradise Papers.

Dalam pemberitaan tersebut, dipaparkan bahwa ELSA telah terdaftar pada 2014 dan memiliki tiga perusahaan cangkang (offshore). Yakni Elnusa LTD, Elnusa Bangkanai Energy Limited, dan Elnusa Kangean Resources Ltd. Terkait dengan pemberitaan tersebut, manajamen Elnusa memberikan klarifikasi bahwa Elnusa tidak memiliki anak perusahaan dan atau afiliasi bernama Elnusa LTD dan Elnusa Kangean Resources Ltd.

Elnusa telah menjual 100% kepemilikan saham pada Elnusa Bangkanai Energy Limited pada 11 November 2010. Selain itu, Elnusa juga mengklarifikasi bahwa tidak memiliki anak perusahaan dan atau afiliasi di luar negeri. Klarifikasi ini dapat kembali mendukung penguatan saham ELSA yang masih terus menguat belakangan ini. Bagi Anda yang masih punya hold, dan simak strategi selengkapnya dalam Premium Access.

Sebagai tambahan, bahwa paradise papers merupakan sebutan untuk 13,4 juta dokumen investasi lepas pantai yang dibocorkan pihak anonim. Dengan kata lain, ini merupakan dokumen rahasia yang memuat berbagai transaksi penting hampir seluruh kalangan atas, baik yang legal maupun ilegal.

By the way, kenaikan saham ELSA ini sudah kita antisipasi sejak awal September lalu ,bahkan sebelum harga minyak mentah dunia melambung tinggu menembus level tertingginya semenjak 2016 dan sudah menguat 42,62% hingga sekarang.

Anda juga bisa mengantisipasi kenaikan harga saham seperti ini, yaitu dengan membaca tanda-tanda pembalikan arah trend turun menjadi naik. Sehingga Anda bisa menentukan kapan timing yang tepat untuk entry the market dan timing yang tepat untuk keluar dari market bahkan sebelum harga turun dalam. Selain saham ELSA ada saham lain yang kita tradingkan dan berkinerja lebih dari 100%, yaitu saham INKP yang untung 114,96%.

Anda juga bisa mendpatkan profit puluhan hingga ratusan persen, semua itu dapat Anda pelajari dalam Workshop selama 3 hari bersama Ms Ellen May dalam Workshop Super Performance Trader.

Workshop Super Performance Trader akan buka pendaftaran pada pekan depan. Agar Anda bisa dapat seat sebaiknya daftar sekarang waiting list di bit.ly/joinsupertrader

Hari ini IHSG akan cenderung bergerak menguat terbatas dengan range 6030-6113.

Saham potesial hari ini : BBNI, BBRI, BRPT, BUMI, dan ELSA

Salam profit,

#Kopipagi 23 November 2017

[#Kopipagi ini dibuat untuk kepentingan edukasi, dan Anda bebas untuk sebarluaskan]

Comments are closed.