Kopipagi 23 November 2020

Indeks Dow Jones akhir pekan lalu ditutup pada level 29.263 melemah 0,75% turun 219 poin. Bursa global ditutup melemah didorong oleh aksi mengejutkan dari pemerintahan Trump yang mengakhiri sejumlah program pinjaman darurat pada akhir tahun ini. Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengumumkan penghentian program The Fed untuk mendukung pasar kredit perusahaan, pinjaman kota dan UKM. Kebijakan ini dianggap sebagai tindakan politisi untuk menyabotase pemerintahan Joe Biden. Di sisi lain, lonjakan kasus baru corona di AS yang menyebabkan pasien rawat inap corona melonjak hingga 50%. Penambahan kasus ini mengharuskan sebagian aktivitas ekonomi dan sekolah kembali dihentikan. Pemulihan ekonomi AS pun menjadi terhambat.

IHSG akhir pekan lalu ditutup melemah  0,40% turun 22  point di level 5.571 

Reli IHSG selama 5 hari beruntun akhirnya berhenti pada Jumat lalu akibat aksi profit taking jangka pendek. Selain itu, lonjakan kasus Covid membuat Anies memutuskan memperpanjang masa PSBB transisi selama 2 minggu.

Di sisi lain, harga komoditas batubara terus mengalami perbaikan. Harga batu bara acuan di pasar ICE Newcastle (Australia) pada minggu ini dan melonjak 4,55%, mencapai harga US$ 65,45/ton. Harga saham batubara dalam negeri pun turut menguat.

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini ? Saham apa yang potensial? Simak jawabannya dalam Hot List 23 November 2020!

Bingung pilih saham? 

Bingung kapan beli dan jual saham?

Kami kasih tahu, tinggal ikuti saja!

Join Now ellen-may.com/emtrade

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.