Kopipagi 23 September 2020

Indeks Dow Jones kemarin ditutup pada level 27.288 menguat 0.52% naik 140 poin. Penguatan tersebut didorong oleh saham sektor teknologi dan diimbangi oleh pelemahan sektor keuangan. Naiknya jumlah kasus Covid-19 sebanyak 52.000 kasus dan ketidakpastian stimulus fiskal yang sedang berlangsung akibat pergantian hakim Mahkamah Agung menjadi sentimen pemberat bagi investor. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite Layanan Keuangan, Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral tetap berkomitmen untuk menggunakan alatnya selama diperlukan.  Tujuannya untuk memastikan bahwa pemulihan ekonomi dapat segera berlangsung.

IHSG kemarin ditutup pada level 4.934 melemah 1.31% turun 65 poin.

Sektor saham keuangan menjadi salah satu penekan IHSG setelah FinCEN Files yang berisi sekumpulan dokumen penting dan rahasia di dunia perbankan dan keuangan, bocor ke publik. Dampak sentimen negatif dari sentimen skandal pencucian uang yang turut melibatkan bank-bank di Indonesia dalam transaksi ini hanya sementara. Pasalnya, kasus tersebut sudah terjadi sejak lama.

Selanjutnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 yang sebelumnya minus 1,1% hingga positif 0,2% menjadi minus 2,9% hingga minus 1,0% pada kuartal III/2020. Pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal III/2020 sebenarnya telah diprediksi. Namun, konfirmasi yang diumumkan memberikan gambaran perlambatan ekonomi semakin terasa dan potensi pemulihan ekonomi akan semakin melambat.

Lalu, bagaimana laju IHSG hari ini? Akankah IHSG melanjutkan pelemahan? Temukan dalam Hot List 23 September 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.