Kopipagi 24 April 2020

Indeks Dow Jones pada perdagangan pagi ini ditutup menguat 0,15% ke level 23.512 naik 36 point. Penguatan tipis ini dikarenakan terjadi penurunan jumlah klaim pengangguran yang pada awalnya mencapai 5,24 juta jiwa dan pekan lalu menjadi 4,4 juta jiwa. Walaupun terjadi penurunan, jika dikumulatifkan selama lima minggu sudah terdapat 26 juta pengangguran atau setara 16% dari angkatan kerja yang menandakan tekanan ekonomi sangat besar. Di sisi lain, PMI Manufaktur dan Jasa AS per April terkontraksi ke level 36,9 (sebelumnya 48,5) dan 27,0 (sebelumnya 39,8). Bahkan kontraksi ini paling tajam dalam 11 tahun terakhir. Eskalasi pandemi Covid-19 di AS membuat aktivitas pabrikan menurun drastis dan tingkat output sangat rendah. IHSG pada perdagangan kemarin menguat 0,57% pada level 4.593,5 naik 26 point. 

Walaupun IHSG menguat, namun investor asing masih melakukan net selling sebesar Rp 214 M. Pendorong utama kenaikan IHSG yaitu sektor industri dasar khususnya emiten di bidang poultry serta sektor consumer. Secara historis, dua sektor tersebut memang cenderung menguat menjelang bulan Ramadhan. Investor juga mencermati rilis kinerja keuangan emiten sekaligus memanfaatkan momentum dividen.

Hari ini data pertumbuhan pinjaman RI (Loan Growth) per Maret akan dirilis yang diproyeksikan naik 7,5% (sebelumnya 5,93%). Hal ini membuat pelaku pasar akan bersikap defensif terlebih dahulu dan cenderung melakukan aksi profit taking atas saham yang telah menguat kemarin.

Lantas akankah IHSG masih mampu bertahan di zona hijau hari ini? Temukan jawabannya dalam Hot List EMtrade 24 April 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

Comments are closed.