Kopipagi 24 November 2020

Indeks Dow Jones kemarin ditutup pada level 29.591 menguat 1,12% naik 327 poin. Bursa global menguat disusul perkembangan vaksin Covid-19 antara lain Pfizer milik BioNTech, Moderna dan Gamaleya dengan tingkat efektifitas 90% – 95%.  Vaksin tersebut akan segera disahkan oleh para pejabat kesehatan AS dan Uni Eropa sehingga diharapakan vaksinasi dapat dimulai sebelum akhir tahun. Di sisi lain, ekonom JPMorgan memperkirakan bahwa PDB AS akan turun sebesar -1% pada kuartal-I 2021 dikarenakan oleh kenaikan kasus Covid19 di beberapa negara bagian di AS yang memicu dilakukannya pembatasan sosial dan membuat ekonomi kembali terhambat.

IHSG kemarin ditutup menguat  1,46% naik 81 poin di level 5.652 

Reli bursa kembali berlanjut seiring dengan aksi beli asing sebesar 300,8 miliar di pasar reguler. Selain itu, optimisme pelaku pasar juga terdorong dari  pernyataan Sri Mulyani tentang proyeksi ekonomi di akhir 2020. Kementerian Keuangan mengestimasikan pertumbuhan ekonomi di level -1,7% hingga -0,6%. Meski tidak tumbuh positif, namun sudah terjadi pembalikan dari titik terburuk di Kuartal II (-5,32%).

Di sisi lain, harga bahan pangan mulai naik di bulan November. Kenaikan harga ini akan mendorong inflasi yang pada akhirnya berdampak positif bagi tingkat PDB. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III,  diperkirakan terjadi inflasi sebesar 0,23% MoM dan 1,55% secara tahunan.

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.