Kopipagi 25 Februari 2020 – Paket Insentif Kebijakan Ekonomi segera Dirilis, Akankah Hal Ini Mampu Menangkal Perlambatan Ekonomi Saat ini?

Indeks Dow Jones pada perdagangan terakhir ditutup melemah -3,56% di level 27.960 turun 1031 poin, sedangkan S&P 500 juga ditutup melemah -3,35%  di level 3.225 turun 111,85 poin. Awal perdagangan pasar saham pekan ini diwarnai oleh indeks saham global yang kompak terjun bebas. Koreksi ini terutama disebabkan oleh minimnya katalis positif dan virus corona yang menyebar luas di Korsel. Meskipun sempat menurun, bukan berarti kasus sebaran virus corona di China menghilang begitu saja. Buruknya iklim ekonomi global di kuartal 1/2020 masih akan menekan pasar saham yang memaksa para pelaku saham bersikap wait and see (konservatif) dan beralih ke aset safe haven seperti emas dan surat berharga yang minim resiko.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah sebesar -1,28% di angka 5807. Hari ini IHSG berpotensi kembali bergerak melemah ke level 5750

Presiden Joko Widodo hari ini direncanakan merilis paket insentif kebijakan ekonomi demi menangkal efek perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat dampak virus corona.

Melalui paket kebijakan ekonomi tersebut, diharapkan dapat meredakan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi nasional dan mengembalikan prospek pertumbuhan ekonomi ke jalur yang seharusnya.

Di tengah pasar yang melemah, saham SuperTrader, MDKA mampu secara konsisten bergerak menguat dengan profit 4,6% dari level best price. Sementara untuk saham HOKI dan TOWR yang mengalami koreksi masih layak untuk tetap ditahan saat ini.

Lalu, bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah pasar kembali lanjut melemah hari ini? Bagaimana strategi terbaik menyikapi pasar bearish saat ini?

Simak jawabannya dalam Hot List 25 Februari 2020 exclusive untuk member EMTrade (Premium Access)!

Bingung Pilih Saham?

Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja!

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

 

emtrade.id/disclaimer

Comments are closed.