Kopipagi 27 November 2020

Rilis data pengangguran kembali menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Sebanyak 778.000 jiwa mengajukan klaim dan angka ini melebihi estimasi ekonom AS sebanyak 733.000. Di sisi lain, jumlah pasien Covid 19 di AS terus mencetak rekor  menjelang masa liburan. Produksi dan distribusi vaksin yang masih belum jelas membuat bursa masih penuh dengan ketidakpastian. Sementara itu, European Central Bank (ECB) berencana akan meluncurkan stimulus tambahan pada akhir tahun guna menghadapi tekanan ekonomi akibat krisis kesehatan. ECB akan meningkatkan pembelian obligasi senilai 1,35 triliun euro (US$1,6 triliun). Bahkan ECB menyediakan dana 210 miliar euro untuk membeli lebih banyak obligasi hingga Maret nanti. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak likuditas di masyarakat.

IHSG akhir kemarin ditutup menguat  1,42% naik  80  point di level 5.759 

Aliran dana asing yang masuk ke bursa masih sangat masif dan telah mencapai Rp 1,03T sepanjang pekan ini. Selain itu, riset AMP Capital Investors juga menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia adalah salah satu kandidat yang dilirik asing karena dipandang cukup mampu menangani Covid 19.

Di sisi lain,  harga batu bara terus meningkat hingga mencapai US$ 68,9/ton di pasar ICE Newcastle Australia. Selain karena pemulihan ekonomi berbagai negara, tandatangan kontrak antara China dan Indonesia untuk membeli batu bara thermal sebesar US$ 1,47 M membawa harga saham batu bara melambung pada perdagangan kemarin.

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini ? Saham apa yang potensial? Simak jawabannya dalam Hot List 27 November 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.