Kopipagi 3 Februari 2020 – Data PMI dan Inflasi Januari Dirilis Hari Ini. Bagaimana Proyeksinya?

Indeks Dow Jones pada perdagangan pekan kemarin ditutup melemah 2,09% pada level 28.256 turun 603,4 poin, sedangkan S&P 500 juga ditutup melemah 1,77% pada level 3326 turun 58,14 poin. Pada awal pekan ini, AS akan segera merilis salah satu data ekonomo penting, yakni data Purchasing Managers’ Indexes (PMI). Berdasarkan konsensus pasar, rilis data PMI manufaktur AS versi (ISM) diperkirakan akan menghasilkan angka 48,5 dimana pada bulan sebelumnya realisasi data yang sama hanya mencapai level angka 47,2. Jika data PMI tersebut naik sesuai dengan perkiraan, maka itu menandakan peningkatan ekonomi di AS dari segi manufaktur.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah sebesar 1,94% di angka 5940. Hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah ke level 5820.

 Tidak jauh berbeda, para investor domestik saat ini juga tengah menantikan rilisnya data market manufaktur PMI Januari dan data inflasi Januari yang direncanakan akan dirilis pada pagi hari ini.

Berdasarkan konsensus, PMI Indonesia akan berada pada level 49,5 atau stagnan dari bulan sebelumnya dengan angka yang sama. Sementara itu, rilis data inflasi Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 0,46% dari sebelumnya 0,34% secara month-on-month dan meningkat menjadi  2,86% dari sebelumnya 2,72% secara year-on-year.

Sementara itu, EMtrade memutuskan untuk mengosongkan portfolio dan mengamankan modal dari saham INDF dan BMRI dengan kerugian 4-5%. Saat ini, EMtrade cenderung wait and see hingga recovery bursa terjadi dan memberikan peluang bagus untuk trading.

Jadi, ke mana arah gerak IHSG di awal pekan ini? Apakah akan terjadi technical rebound? Dan bagaimana strateginya?

Dapatkan jawabannya dalam Hot List 03 Februari 2020 exclusive untuk member EMTrade (Premium Access)!

 

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now premiumaccess.id/whatsapp

Comments are closed.