Kopipagi 30 September 2020

Indeks Dow Jones ditutup pada level 27.452 melemah 0,48%, turun 131 poin. Pelaku pasar lebih bersikap wait and see sembari menantikan debat perdana antara Presiden AS Donald Trump melawan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden. Hal ini diyakini akan berpengaruh besar ke pasar karena sebelumnya Presiden Donald Trump memiliki dampak yang kuat diperekonomian global lewat kebijakan-kebijakannya yang kontraversional. Selain itu, Investor turut menyikapi perkembangan stimulus pandemi setelah Partai Demokrat menurunkan nilai paket stimulus yang diajukannya menjadi US$ 2,2 triliun dari sebelumnya US$ 2,4 triliun. Penjabaran paket ini meliputi bantuan terhadap pengangguran, subsidi langsung kepada rumah tangga, bisnis kecil, dan pinjaman terhadap sektor penerbangan yang terpukul parah oleh pandemi.

IHSG kemarin ditutup melemah 0,56% pada level 4.879 turun 27 point. Tercatat investor asing dibulan September terakhir melakukan aksi jual yang cukup besar hingga Rp 14,41 triliun.  Hal ini dikarenakan investor asing menilai Indonesia masih belum mampu menyelesaikan pandemi ini. Terlihat lonjakan kasus positif Covid-19 masih terus meningkat ketimbang negara yang lain sudah berangsur melandai.

Disisi lain,  pelaku pasar lebih konservatif sembari menuggu rilis data Inflasi bulan September yang akan diumumkan besok. BI memproyeksikan akan terdapat inflasi tipis di bulan September senilai 0,01% MoM. Hal tersebut lebih baik ketimbang bulan sebelumnya dimana terjadi deflasi 2 bulan berturut-turut. Melihat kondisi sekarang Indonesia perlunya inflasi karena sebagian besar 60%  GDP Indonesia dari konsumsi. Jika terjadinya deflasi kembali maka akan lebih sulit recovery.

Lantas bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Bagaimana strategi yang tepat? Simak dalam Hot List EMtrade 30 September 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

www.ellen-may.com/disclaimer

Comments are closed.