Kopipagi 7 Desember 2020

Indeks Dow Jones pekan lalu ditutup pada level 30.218 menguat 0.83% naik 248 poin. Bursa global menguat menyambut data tenaga kerja bulan November yang mengindikasikan adanya pemulihan ekonomi. Penambahan lapangan kerja pada November mencapai 440.000 sejalan dengan ekspektasi Dow Jones. Angka pengangguran semakin membaik di level 6,7% (sebelumnya 6,9%). Data klaim tunjangan pengangguran pekan lalu tercatat sebagai yang terendah di era pandemi, sebanyak 712.000 (sebelumnya 787.000). Sementara itu, kemajuan seputar kesepakatan angka stimulus masih menjadi sorotan pelaku pasar. Ketua DPR AS Nancy Pelosi menginginkan angka US$ 908 M sedangkan pimpinan Senat mayoritas Mitch McConnell meniginginkan angka US$ 500 M. Keputusan stimulus akan terus di bahas pekan ini, karena tenggat waktu pengesahan anggaran tahun fiskal 2021 adalah 11 Desember 2020. Artinya sebelum hari Jumat waktu AS, stimulus tersebut harus disepakati, jika terealisasi maka menjadi sentimen positf bagi pelaku pasar.

IHSG Jum’at kemarin ditutup pada level 5.810 melemah 0.21% turun 12 poin. 

Pelemahan IHSG kemarin di dorong aksi ambil untung pelaku pasar seiring menignkatnya pertambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 8.369 pasien, jauh di atas rekor sebelumnya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memutuskan memperpanjang PSBB transisi selama 14 hari ke depan, yang nantinya akan berakhir 21 Desember 2020. Hal ini bertujan untuk tetap menjaga wabah Covid-19 terkendali dan dapat berangsur turun, sehingga perekonomian dapat berangsur pulih

Sentimen postif datang dari pemerintah yang sudah menerima 1,2 juta doss vaksin Covid-19 Sabtu 6/12 malam. Vaksin tersebut buatan Sinovac yang telah di uji secara klinis di Bandung dari Agustus lalu. Pemerintah masih mengupayakan 1,8 juta dosis yang akan tiba awal Januari 2021. Selain vaksin dalam bentuk jadi, bulan ini akan tiba 15 juta dosis vaksin dan Januari 30 juta dosis dalam bentuk bahan baku yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma.

Pekan ini pelaku pasa juga mencermati rilis cadangan devisa Indonesia per November 2020, serta rilis data IKK yang diprediksikan semakin membaik. Adapun rilis kinerja penjualan ritel per Oktober juga dinantikan oleh para pelaku pasar.

Lalu bagaimana pergerakan IHSG awal pekan ini? Akankah IHSG mengalami teknikal rebound? Saham apa saja yang menarik untuk di koleksi? Bagiamana strateginya? Temukan jawabannya dalam Hot List 7 Desember 2020!

Bingung Pilih Saham? Bingung kapan beli jual saham?

Kami kasih tau, tinggal ikuti saja! 

Join Now ellen-may.com/emtrade

Comments are closed.