Kopipagi 8 November 2018 – Data Penjualan Retail Turun, Bagaimana Selanjutnya Untuk Sektor Consumer?

Indeks Dow Jones pagi ini menguat 2,13% di level 26.180 / naik 545 poin. Sebentar lagi, hasil dari pemilu paruh waktu di Amerika akan segera keluar dan menentukan nasih bursa global ke depannya. Perlu Anda ketahui, hasil midterm election ini akan menentukan pergerakan bursa selanjutnya, dimana jika partai demokrat berhasil memenangkan kongres, maka kekhawatiran akan terjadinya perang dagang akan tetap menghantui ekonomi. Namun, jika partai demokrat berhasil mendominasi pemilu, maka Trump tidak akan bisa melaksanakan kebijakan pemangkasan pajak lebih lanjut dan mulai memasuki kebijakan risk-off.

IHSG pada perdagangan Rabu 07 November 2018 menguat 0,26% di level 5,939.886. Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat ke level 5980.

Sementara itu, IHSG sempat bergerak volatil didorong oleh rilis data Bank Indonesia (BI) yang mengumumkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun dari level 122 ke level 119. Selain itu, BI juga mengumumkan data penjualan eceran (retail sales) yang hanya tumbuh 4,8%, lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh 6,1%.

Sentimen ini berdampak negatif bagi saham-saham di sektor konsumer, terutama saham UNVR, dan INDF.

Saham potensial hari ini : KLBF, CTRA, BSDE, PTBA

Pada perdagangan kemarin IHSG kembali ditutup menguat, penguatan tersebut didorong oleh nilai tukar rupiah yang kembali menguat di level Rp 14.500an, jika rupiah terus menguat tentunya akan terus mendorong laju pergerakan IHSG. Di samping itu, ditengah penguatan kemarin muncul lagi kandidat baru untuk swing trading.

Apakah saham itu? Dan bagaimana key action strategy nya?

Temukan jawabannya di Premium Access Hot List 08 November 2018. Jika Anda belum bergabung sebagai member, klik di sini untuk bergabung premiumaccess.id

Comments are closed.