Kopipagi 9 April 2018

Indeks Dow Jones pekan lalu ditutup melemah sebesar -2.34% ke level 23,932.76. Tepat menutup perdagangan pekan kemarin, Trump kembali memprovokasi China terkait perang tarif impor. Trump telah memerintahkan US Trade Representative (USTR/Departemen Perdagangan AS) untuk mempertimbangkan tarif impor tambahan atas sejumlah produk China senilai US$100 miliar. Sementara itu dari Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah menerima hampir seluruh laporan keuangan emiten yang terdaftar di BEI dengan kenaikan pendapatan sebesar 12,9% dibandingkan dengan pendapatan perusahaan 2016 menjadi sebesar Rp 2.758 triliun.

IHSG pekan lalu ditutup melemah sebesar -0.13% di level 6,175.052. Hari ini IHSG masih akan bergerak mixed di range pergerakan 6100-6250.

Sementara itu di sektor minyak, harga minyak mentah berhasil menguat 0,65% menuju US$63,13 per barel, akibat terjadinya serangan pasukan Houthi ke Arab Saudi yang akhirnya menghambat pasokan minyak dan mendorong kenaikan harga minyak. Saham MEDC saat ini sedang berada di area support, watch for swing trading. Saham HRUM berpotensi untuk lanjut menguat.

Pada bulan Maret 2018 yang lalu, IHSG ditutup merosot 6.32%. Memasuki bulan April 2018, seakan bull (daya beli) sedang mencoba melawan serangan bear (tekanan jual), dan pada bulan April ini pertarungan masih terbilang seri, belum ada yang menang atau pun kalah, selama IHSG masih terus bergerak mixed di antara 6100-6250.

Bagaimana dengan pekan kedua bulan April 2018 ini? Sanggupkah bull memenangkan perlawanan (naik di atas 6250) dan berakhir dengan uptrend, ataukah bear yang menang dengan ditunjukkan IHSG merosot di bawah 6100 dan berlanjut downtrend?

Apa yang sebaiknya kita lakukan? Haruskah kita lebih berhati-hati, atau justru sudah boleh borong saham di masa sekarang ini?

Apa saja saham2 super yang bisa melejit puluhan % – ratusan %?

Yuk Simak HOT LIST 9 April 2018 dengan cara join premiumaccess.id/tg

Comments are closed.