Kopipagi 07 Agustus 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 27.387 menguat 0,68% naik 186 point. Reli bursa global kembali berlanjut. Kali ini, sentimen positif datang dari penurunan data klaim tunjangan pengangguran (continuing) ke level 16,1 juta jiwa (sebelumnya 17 juta). Selain itu, pernyataan Trump tentang rencana bantuan untuk industri penerbangan juga direspon baik oleh pasar sebagai salah satu [baca selengkapnya]

Kopipagi 6 Agustus 2020

Indeks Dow Jones ditutup pada level 27.201 menguat 1.39% naik 373 point. Kenaikan Dow Jones didorong oleh berita tentang kesepakatan vaksin virus korona antara Pemerintah Amerika Serikat dengan Jhonson & Jhonson. AS sepakat untuk memesan 100 juta vaksin dari perusahaan tersebut senilai US$ 1 miliar jika ui coba vaksin tersebut aman dan efektif. Hasil survey [baca selengkapnya]

Kopipagi 05 Agustus 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.828 menguat 0.62% naik 164 poin. Penguatan tersebut di dorong kinerja positif emiten teknologi di AS. Sentimen pendukung lain yakni emiten farmasi Eli Lilly yang tengah memulai uji coba tahap ketiga untuk obat berkode LY-CoV555 yang diyakini bisa mencegah penyebaran virus Covid-19 di kalangan tenaga medis. Di sisi lain, [baca selengkapnya]

Kopipagi 04 Agustus 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.664 menguat +0,89% naik 236 poin. Rilis data PMI AS versi ISM di bulan Juli menunjukkan adanya perbaikan ke level 54,2 (sebelumnya 52,6). Pemulihan ekonomi mulai berjalan perlahan dan optimisme investor kembali terjaga setelah kemarin rilis data GDP AS di Q2 anjlok ke level -32,9%. Kabar positif juga datang [baca selengkapnya]

Kopipagi 03 Agustus 2020

Indeks Dow Jones pekan kemarin ditutup pada level 26.428 menguat +0,44% naik 115 poin. Pandemi terus menyeret berbagai negara ke jurang resesi. Rilis data pertumbuhan ekonomi AS di Q2 anjlok -32,9% (lebih parah jika dibandingkan tahun 1930-an). Kendati demikian, The Fed memproyeksikan bahwa GDP di Q3 akan mencapai 11,9%. Optimisme ini muncul melihat kenaikan Personal Consumption Expenditure [baca selengkapnya]

Kopipagi 30 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.540 menguat +0.63% naik 160 poin. Penguatan bursa global didorong oleh keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga d level 0 – 0,25% dan tak ingin menerapkan suku bunga negatif. Powell juga menegaskan komitmennya untuk memborong obligasi guna menjaga likuiditas di pasar. Investor pun menanti perkembangan data klaim tunjangan [baca selengkapnya]

Kopipagi 29 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.379 melemah -0.77% turun 206 poin. Sentimen pasar kembali memburuk lantaran alotnya pembahasan paket stimulus US$ 1 Triliun sebagai pengganti pemangkasan program tunjangan pengangguran. Bahkan, investor cenderung tak merespon keputusan baik dari The Fed yang akan memperpanjang program pinjaman ke pelaku usaha hingga akhir tahun. Di sisi lain, kenaikan [baca selengkapnya]

Kopipagi 28 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.584 menguat 0.43% naik 114 poin. Penguatan didorong oleh rilis kinerja positif emiten teknologi dan sinyal pemulihan dari data pesanan barang tahan lama (durable goods) sektor manufaktur AS naik 7,3% (ekspektasi 7%). Data pesanan barang tahan lama merupakan salah satu indikator kestabilan ekonomi AS, meskipun kenaikannya masih di bawah [baca selengkapnya]

Kopipagi 27 Juli 2020

Indeks Dow Jones pekan lalu ditutup pada level 26.469 melemah 0.69% turun 182 poin. Pelemahan tersebut terjadi karena adanya aksi profit taking oleh para pelaku pasar. Penurunan ini dipimpin oleh sektor teknologi. Saham unggulan seperti Apple dan Microsoft turun 4% pada akhir pekan lalu. Namun, pelemahan ini masih dianggap sebagai koreksi yang wajar. Investor juga [baca selengkapnya]

Kopipagi 24 Juli 2020

Indeks Dow Jones pagi ini ditutup pada level 26.652 melemah 1.31% turun 353 poin. Pelemahan tersebut di dorong data klaim pengangguran baru AS bertambah sebesar 1,4 juta (melebihi ekspektasi 1,3 juta). Data tersebut juga meningkat untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan. Meski demikian, continuing jobless claim turun di level 16,1 juta yang sebelumnya 17,3 juta. Disisi [baca selengkapnya]